Nasib Pendidikan di Negeri Sejuta Impor



Oleh : Irmaya S.Pd.I 

Maju tidaknya suatu negara tergantung generasinya. Cikal bakal peradaban dibentuk melalui sistem pendidikan apa yang terjadi jika sistem pendidiklan suatu negara diserahkan kepada asing ? 

Seperti dilansir di antaranews.com 14/6/2019. Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi ( Menristekdikti) Mohammad Nasir melepas 45 orang Delegasi Mahasiswa Indonesia yang melaksanakan kunjungan ke China mulai tanggal 15-21 Juni 2019. Disisi lain, pemerintah tengah merevisi aturan terkait kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Rencananya dalam aturan tersebut akan dibuat intenisf untuk menarik Pendidik Asing yang akan mengajar di Indonesia. 

Sekulerisasi Pendidikan Awal Kehancuran. 

Jika benar pemerintah akan membuat intensif untuk menarik tenaga pendidikan aasing untuk mengajar di Indonesia, maka Negeri ini harus siap menerima serangan budaya asing. Hal ini sangat mempengaruhi masa depan generasi. Tenaga pendidik atau lebih populer dengan sebutan guru, adalah panutan bagi setiap siswa. Sudah menjadi rahasia umum masuknya orang asing ke negeri ini akan membawa pengaruh budaya negatif. 

Sebagai pendidik tentu saja memiliki bpo9la pikir tertentu yang akan disampaikan pada siswanya. Sebab pola pikir sekuler dari para pendidik asing akan sangat berpengaruh pada peserta didik di Indonesia. Terlebih mayoritas penduduk negeri ini adalah beragama Islam. Jelas hal ini sangat bertentangan dengan tujuan pendidikan itu sendiri. 

Pendidikan berbasis sekuler seperti saaat ini, menjadikan agama terpisah dari sistem pendidikan . hal ini terlihat dari adanya otonomi pendidikan umum dengan pendidikan agama. Hampir setiap hari, media memberitakan terjadinya kasus kekerasan muridterhadap guruatau sebaliknya. Penganiayaan yang terjadi antara orang tua murid dengan gurunya, bahkan kekerasn murid dengan murid. 

 Indonesia sebagai negara yang mewarisi budaya ketimuran serta memiliki penduduk muslim terbesar didunia akan kehilangan jati diri jika tetap melaksanakan rencananya untuk mengimpor ataupun bekerjasama dengan pendidik asing. 

Islam melahirkan Pendidikan Terbaik. 

Sistem pendidikan yang berbasisi kapitalis sekuler telah terbukti gagal melahirkan generasi sholeh dan bertaqwa sekaligusw mampu menjawab tantangan pertentangan zaman dengan keunggulan dibidang sains dan teknologi yang dimiliki. Jika pendidkan yang memisahkan agama dari pendidikan tetap dikembangkan, berarti sama saja telah memepertaruhkan generasi dengan rusaknya identitas generasi islam menjadi insan yang sekuler. 

Oleh karena itu sangat dibutuhkan adanya perubahan dan perbaikan secara totalitas terhadap sistem pendidikan untuk menyelesaikan semuia problematika yang disebabkan kegagalan sistem pendidikan. Tentu saja yang harus dilakukan adalah perubahan paradigma pendidikan berbasis sekuler menjadi paradigma pendidikan berbasis akidah Islam dengan memberlaqkukan sistem pendidikan Islam. 

Yang dibutuhkan negeri ini adalah bukan cara mengimpor guru dari luar negeri beserta kurikulumnya. Namun yang dibutuhkan adalah dengan menrapkan sistem pendidikan Islam. Sebab sistem pendidikan Islam adalah sebagai sistem pendidikan terbaik untuk mencetak generasi terbaik. 

Allah SWT Berfirman dalam Q.S Al – Imran ayat 110 : 

“Kalian adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia karena menyuruh kepada yang ma`ruf dan mencegah dari yang munkar. Dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli kitab itu beriman tentulah itu lebih baik bagi mereka, dianata mereka da yang beriman namun kebanyak dari mereka adalah orang – orang yang Fasik” 

Wallahu`Alam Bishowab. 


Posting Komentar

0 Komentar