Menikmati Senja di Pesisir Pantai


Oleh : Lilik Yani


Jalan-jalan menikmati pesisir pantai sore hari

Riak gelombang terkadang naik ke daratan membasahi kaki

Semilir angin menemani langkahku menikmati senja ini

Sambil menatap matahari yang hampir menenggelamkan diri


Semburat warna jingga menghiasi langit sore hari

Hingga air pantai, tak berwarna biru lagi

Berubah menjadi jingga, bias dari senja mentari

Menambah indahnya panorama senja ini


Yaa Allah, karya indahMu tiada yang menandingi

Kami hanya bisa menikmati

Sambil mensyukuri

Untuk jadi muhasabah diri

Kala senja sudah menanti


Yach, senja idul fitri

Tampak indah dipandang dari pantai sore hari

Panorama indah jadi pengingat diri

Bahwa sebentar lagi matahari akan kembali


Matahari kembali ke peraduan untuk bersembunyi

Agar bisa terbit kembali besok pagi

Menunaikan tugas menyinari bumi

Menyelesaikan amanah hingga habis masa nanti

Jika Allah Sang Pencipta sudah menghendaki


Kawan, ketika kalian menikmati indahnya senja hari

Bersyukurlah kepada Allah atas karunia ini

Bahwa Allah masih memberikan kesempatan diri

Bisa menikmati indahnya panorama senja hari


Lalu lakukan muhasabah diri

Bahwa suatu saat, diri kita juga akan kembali

Menghadap Allah Illahi Rabbi

Mempertanggungjawabkan seluruh perbuatan diri


Kawan, sebelum panggilan itu datang pada kita

Mari persiapkan amal dengan sebaik-baiknya

Tiada orang yang bisa menolong diri kita

Kecuali hanya kita sendiri yang harus menghadapinya


Kawan, selagi masih ada kesempatan

Jadikan senja sebagai peringatan

Segera bangkit untuk beramal kebaikan

Tak ada kesempatan untuk bermalas-malasan


Kawan, selagi masih ada peluang

Jangan biarkan waktu yang ada berjalan sendirian

Paksakan diri dengan kekuatan

Jangan pernah mempermainkan pemberian


Sewaktu-waktu kesempatan akan dihentikan

Yang datang hanyalah penyesalan

Penyesalan yang tidak bisa tergantikan

Harta seluruh bumi tak sanggup membayarkan


Kawan, sambil menikmati senja saat ini

Mari kita introspeksi diri

Apakah sudah cukup bekal buat kehidupan nanti?

Kehidupan akherat kekal dan tidak bisa kembali lagi

Untuk sekedar berpamitan pada anak istri


Kawan, apakah sudah siap dengan jawaban?

Jika Allah mengajukan beberapa pertanyaan?

Yang sebetulnya semua soal sudah dibocorkan

Dan kisi-kisi jawaban juga sudah diberikan


Tetapi tidak bisa dihafalkan

Karena sudah tidak melibatkan akal pikiran

Hanya keimanan dan ketaqwaan kalian

Serta amal kebaikan sebagai bukti ketaatan


Wallahu a'lam bisshawab



Situbondo, 12 Juni 2019


#IdulFitriKemenanganHakiki

#MenikmatiSenjaDiPesisirPantai












Posting Komentar

0 Komentar