Khilafah Mengembalikan Jati Diri Bangsa


Oleh: Elpiani Basir, S. Pd. 
(Komunitas Peduli Umat)

Ide Khilafah semakin hari semakin ramai di perbincangkan semua kalangan sehingga membuat orang-orang yang belum memahami Khilafah adalah ajaran islam pun semakin panik baru - baru ini Menteri Pertahanan Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu menegaskan bahwa ideologi khilafah dilarang di Indonesia. Menurutnya, ideologi tersebut dilarang karena ingin menggantikan Pancasila. Ia bahkan mengatakan bahwa melalui organisasi Hizbut Tahrir, khilafah telah dilarang di 21 negara.

 Hal itu dikatakan Ryamizard usai "Simposium Perang Mindset Pada Era Keterbukaan Informasi" di Gedung AH Nasution Kementerian Pertahanan Jakarta Pusat, Rabu (8/5/2019). "Ada orang-orang lain paham lain, ujug-ujug mau masuk dan mengubah negara ini, siapa? Khilafah. Saya kasih tahu, khilafah itu sudah 21 negara melarang. Katanya Arab itu juga tidak boleh Khilafah. Itu dibubarkan, ditangkap. Di sini tidak boleh juga. Dilarang. Hanya satu, Pancasila. Yang tidak suka ya keluar dari sini. Enak sekali. Kalau tidak suka Pancasila ya keluar," kata Ryamizard. Ryamizard juga mengatakan, siapa pun pihak yang ingin mengganti ideologi Pancasila dengan yang lain maka harus berhadapan dengan TNI (TRIBUNNEWS.COM 8/5/2019).

 Sebagai seorang yang beriman kepada Allah SWT tidak sepantasnya membenci apa yang di telah ditetapkan oleh Allah swt termasuk tidak boleh membenci khilafah yang akan menerapkan aturan - aturan Allah swt yang akan menjaga dan menyelamatkan bangsa ini dari cengkraman asing penjajah.

Perlu kita pahami bahwa khilafah bukanlah sebuah ancaman dan tidak bertentangan dengan pancasila sama sekali justru dengan adanya khilafah semua nilai- nilai pancasila akan terlaksana dengan mudah, saat ini tanpa khilafah penerapan pancasila terasa sangat sulit karena hanya dijadikan slogan sebab tanpa Khilafah sebagaimana saat yang ini di bidang pendidikan, ekonomi, sosial, pemerintahan, politik, politik luar negeri, hukum/peradilan, dsb jauh dari nilai -nilai pancasila.

Di bidang pendidikan, misalnya, negara menerapkan sistem pendidikan sekular. Di bidang ekonomi, negara menerapkan sistem ekonomi kapitalisme-neoliberal. Di bidang sosial, negara mengadopsi HAM Barat sehingga zina dan LGBT dibiarkan dan tidak dianggap kriminal.

 Walhasil semua kerusakan dan keterpurukan yang terjadi dinegeri ini bukan karena khilafah tapi karena sistem kapitalis sekuler jadi sangat keliru jika harus terus menuding khilafah dan orang - orang yang menyuarakannya anti pancasila justru khilafah akan mengembalikan jati diri bangsa ini. Khilafah sesungguhnya bukanlah istilah asing dalam khasanah keilmuwan Islam.

 Menurut Wahbah az-Zuhaili, Khilafah,Imamah Kubra dan Imarah al-Muminin merupakan istilah-istilah yang sinonim dengan makna yang sama. (Az-Zuhaili, Al-Fiqh al-Islâmi wa Adillatuhu, 9/881). Menurut Dr. Mahmud al-Khalidi (1983), Khilafah adalah kepemimpinan umum atas seluruh kaum Muslim di dunia untuk menerapkan syariah dan mengemban dakwah Islam ke seluruh penjuru dunia. (Al-Khalidi, Qawâid Nizhâm al-Hukm fî al- Islâm, hlm. 226). Karena merupakan istilah Islam, Khilafah adalah bagian dari ajaran Islam sebagaimana shalat, puasa, zakat, haji, dan lainnya.

 Apalagi menegakkan Khilafah adalah wajib menurut syariah Islam. Bahkan Khilafah merupakan tâj al-furûd (mahkota kewajiban). Khilafah adalah pemerintahan warisan Rasulullah Saw. Khilafah adalah janji Allah dan bisyarah (kabar gembira). Wallahu ‘alam bisshawab.

Posting Komentar

0 Komentar