Ketika Rakyat Dimanjakan


Oleh : Lilik Yani


Sepekan di kampung halaman

Membersamai ibu dan kerabat tersayang

Mengenang ketika dalam kebersamaan

Dari akhir Ramadhan hingga lewat lebaran


Banyak mendapat kesan dan kenangan

Ketika kami sejenak mengulang kebersamaan

Silaturahim untuk menyambung persaudaraan

Saling mengunjungi dan berbagi pengalaman


Ada banyak keluhan yang mereka rasakan

Akan kebijakan yang tidak berpihak padanya

Disinilah momentum yang tepat

Kesempatan untuk menyampaikan bagaimana indahnya syariat Islam jika diterapkan


Alhamdulillah, mengobati sedikit kerinduan

Dari kebersamaan yang tidak begitu panjang

Tapi cukuplah untuk berbagi rasa

Untuk dilanjutkan dengan diskusi selanjutnya


Kini saatnya kembali ke rumah masing-masing

Melanjutkan tugas yang harus diemban

Semua memiliki amanah yang wajib ditunaikan

Sesuai potensi dan keahlian


Yach, kini saatnya arus balik

Sebagian rakyat dimanjakan

Ada tranportasi gratis yang sudah disiapkan

Siap mengantar ke tempat tujuan

Fasilitas nyaman dilengkapi jajan dan minuman


MasyaAllah, rakyat begitu girang

Fasilitas yang memang selayaknya didapatkan

Hak rakyat dari pemimpin yang budiman

Bukan suatu prestasi yang hebat

Karena sudah menjadi kewajiban

Yang harus ditunaikan


Duhai pemimpin budiman

Apa yang kalian rasakan?

Melihat senyum merekah dari rakyat kalian

Ucapan terima kasih tulus dari hati terdalam


Sungguh, suatu prestasi yang  dianggap membanggakan

Bagi rakyat yang tak menuntut berlebihan

Sekedar diberi kemudahan segala urusan

Yang menyangkut kebutuhan vital


Tranportasi gratis saat mudik ke kampung halaman

Tranportasi gratis saat balik ke tempat asal

Sungguh suatu prestasi yang sangat berkesan

Bagi rakyatmu yang sangat membutuhkan perhatian


Bisa kalian bayangkan

Bagaimana jika rakyat ditambah lagi perhatiannya

Biaya sekolah anak-anaknya diringankan

Biaya kesehatan keluarganya digratiskan

Dan kebutuhan pangan dimudahkan

Dengan harga yang murah dan mudah didapatkan


Yach, mereka akan terasa diawang-awang

Karena sangat senang dan gembira hatinya

Betapa sangat bangganya mereka memiliki pemimpin demikian

Pasti jadi pembicaraan dimana-mana


"Alhamdulillah, kita memiliki pemimpin bijaksana

Pemimpin yang peduli pada rakyatnya

Pemimpin yang memberi peluang banyak untuk bisa beribadah

Karena waktu dan tenaga tidak terforsir untuk bekerja

Karena kebutuhan hidup sudah difasilitasi pemimpinnya"


Duhai pemimpin bijaksana

Kami percaya kalian pasti bisa

Kami rakyat kecil sangat berharap pertolongannya

Agar kami bisa hidup aman dan sejahtera

Bisa beribadah dengan nyaman

Tanpa kebingungan memikirkan kebutuhan


Wallahu a'lam bisshawab



Ngawi, 9 Juni 2019


#IdulFitriKemenanganHakiki

#TranportasiGratisRakyatGerimis

#KetikaRakyatDimanjakan











Posting Komentar

0 Komentar