Penderitaan Muslim Gaza, Penderitaan Kita

Oleh : Riska Maryana

Bulan Ramadan adalah bulan yang dinanti seluruh umat Muslim dunia.

Ramadhan seharusnya disambut dengan suka cita oleh umat Islam seluruh dunia. Tapi tidak dengan Gaza, yang menyambut bulan suci dengan duka.

Sedikitnya 24 warga Palestina tewas di Gaza. Mereka adalah korban serangan udara Israel yang dilancarkan pada akhir pekan, sehari sebelum bulan puasa.

Israel berdalih, serangan tersebut dilancarkan sebagai pembalasan atas 400 roket yang ditembakkan milisi Gaza. Menurut Israel, 250 dari roket itu berhasil ditangkis oleh sistem anti-rudal Iron Dome. Empat orang warga Israel tewas.

Walau Israel mengatakan serangan udara mereka mengincar target tertentu, tapi nyatanya warga sipil jadi korban. Dua di antara korban di Gaza adalah wanita hamil, tiga anak-anak.

Serangan Israel juga menghancurkan markas kantor berita Turki, Anadolu. (http://m.kumparan.com)

Penderitaan Muslim di Gaza seakan tak kunjung usai. Serangan demi serangan terus datang menghampiri. Bahkan tanpa peduli situasi kondisi entah itu bulan ramadhan maupun bulan biasa karena itu bukan persoalan bagi mereka. Berbagai penyerangan dirancang dengan sedemikian rupa untuk memerangi kaum Muslim. Baik itu melalui serangan udara ataupun darat. Karena itu merupakan wujud kebencian mereka terhadap kaum Muslim. Sebagaimana firman Allah SWT :

Mereka (kaum kafir) tidak pernah berhenti memerangi kalian (kaum Muslim) sampai mereka bisa mengembalikan kalian dari agama kalian (pada kekafiran) andai saja mereka sanggup ( QS. Al-Baqarah ayat 217).

Sejatinya ketika kaum Muslim menderita tentu harusnya kita juga ikut menderita karena kita dipersatukan dengan akidah yang sama yaitu Islam. Seperti yang digambarkan dalam hadist Nabi SAW :

“Perumpamaan orang-orang beriman dalam hal saling mencintai, mengasihi, dan saling berempati bagaikan satu tubuh. Jika salah satu anggotanya merasakan sakit, maka seluruh tubuh turut merasakannya dengan berjaga dan merasakan demam.” (H.R. Bukhari dan Muslim

Namun pada kenyataannya saat ini kita tak mampu menolong kaum Muslim disana yang mengalami penindasan.Karena adanya ikatan nasionalisme yang menghalangi kaum Muslim untuk berpangku tangan menolong sesama Muslim. Terlebih penguasa yang abai dengan semua penindasan yang menimpa kaum Muslim. Bahkan para penguasa menjalin kerja sama dengan para penjajah.

Islam hadir dengan solusi yang mampu memecahkan segala permasalahan kehidupan. Termasuk penjagaan dan perlindungan terhadap umat Muslim.Dari semua penderitaan yang dialami kaum Muslim saat ini. Betapa umat membutuhkan khilafah. Karena khilafah ini dibangun dengan akidah Islam. Maka khilafah pun mampu memberikan penjagaan sekaligus perlindungan terhadap seluruh umat Manusia.

 Wallahu a'lam bi ash-shawab

.

    

Posting Komentar

0 Komentar