Pajak Kencing

Oleh : T2N


Bagaiman sih sebenernya PAJAK itu menurut Islam mbak Inti," tanya Rani.

Inti dan Rani adalah 2 wanita yang sama2 ingin sekali mengetahui dan menerapkan hukum Islam yang ia pelajari dalam diri dan keluarganya serta lingkungan nya.


Pajak apa nich maksudnya dik, ? " kata Inti.

Pajak pada umumnya gitu lho mbak, kayak pajak motor, pajak rumah , pajak belanja," Rani menegaskan.

Terus yg kamu tanya apanya ? Ya semuanya tentang pajak itu. soale saya denger kakek saya cerita pajak jaman dulu nggak seberat ini, to mbak......Begitulah negeri2 dongeng yg melanda seluruh pelosok dunia ran," jawab Inti. Termasuk negeri ini. 


Kok negeri dongeng sih mbak, " tanya Rani . Gimana nggak negeri dongeng," semua kebijakan seluruh negeri di dunia ini Ran..., menginthili aturan satu negara yg mereka anggap super power, padahal sesungguhnya negara itu adalah negara miskin lagi kufur. Dan tak memberi distribusi sedikitpun kecuali, peradaban purba. Negara itulah yg menetapkan pajak yg dijalankan di negeri ini hingga saat ini.


Yang ke dua negara2 Islam pun Menginthili hukum dan kebijakannya sehingga mereka lalai dengan aturan Agamanya sendiri...

Bikin Undang2 diterjang, bikin aturan hanya u dilanggar. 


Mereka menjadikan Demokrasi sebagai bentuk negara nya. Yakni yg berdaulat adalah rakyat nya kata mereka. Namun kenyataannya Ndak seperti itu juga to ?.....


Nah pajak juga gitu menurut dia. Menurut aturan demokrasi pajak harus ditarik tiap tahun kepada seluruh warga negara ini, tanpa kecuali. Mulai dari pajak tanah, bangunan, kendaraan, belanja, Samapi pajak kencing ( kencing aja bayar ). Mana di negeri ini yg nggak bayar ran..? Karena sistim kapitalis semua dinilai pakai uang. Ngluarin kotoran lho bayar......?!!! ," Jelas inti.

Gimana mengeluarkan yang lain ya mbak,? Rani menimpali juga. Nah....betul dik...., Kita lho beli barang di toko, uang kita sendiri, kok bisa pajak melekat pada pembeli..,.?! Dungu nggak sih sistem begini..? Dungu aja berlipat...! ," jawab inti.

Beda sama arti pajak dalam Islam dik rani. Kalau sistem Islam itu , pajak ditarik hanya saat paceklik atau negara sedang devisid saja. Udah gitu yang bayar pajak itu hanya orang2 tertentu maksudnya orang2 kaya , yg miskin tidak boleh bayar. Ketika negara sdh stabil bisa melayani umat lagi ya penarikan pajak di stop. Enak ya mbak kalu gitu.," Kata rani. Yah begitulah dik peran Islam. 


Inilah mungkin hikmah juga kenapa Islam yang dibawakan Rosululoh SAW dilahirkan pada akhir zaman. Sebagai penyempurna Peradaban. Maka sekarang misi kita adalah mengembalikan sistem itu biar sejahtera umat ini ," jelas Inti. Tapi tidaklah mudah mbak Inti, "jawab rani. Betul berapa tahun Rosululloh merubah peradaban di Mekah..? Berapa orang yg masuk Islam di sana....? Tapi Beliau tak pernah putus asa, itu aja contoh kita dik rani. Aloh tidak menilai hanya hasil akhir, namun sesungguhnya berjuang itu pada proses," Inti mengakhiri ceeitanya.

Gimana dik Udah jelas.....Rani manggut-manggut.

Kumandang azan sholat zuhur sdh terdengar. mereka menuju pada posnya masing2.


#storytelling

#jelangzuhur

Posting Komentar

0 Komentar