Negara Undang Komunis, Ulama Bertindak

Oleh : Anafi Nur Syahidah (Remaja Muslim Pondok Gede)


Pada tanggal 12 Mei 2019 telah berlangsung kegiatan mutlaqoh ulama ahlus sunnah yang bertempat di Pondok Pesantren Darussalam. Mereka berkumpul dalam rangka membahas persoalan yang baru ini sedang terjadi yaitu pendatanganan kerjasama Indonesia China atau yang dikenal sebagai OBOR (One Belt One Road). Dalam pandangan ulama Proyek OBOR ini sangat mengakhawatirkan bagi Indonesia, mengingat ideologi yang digunakan Negara China adalah komunis. Yang kita semua tahu bahwa nilai nilai komunis sangat bertentangan dengan Pancasila. Agama di anggap tidak cocok dengan Komunis, maka penindasan dengan cepat dilakukan terhadap semua ekspresi agama begitulan kutipan video dari akun instragam @carvoda.media

Nabi Muhammad Sallallahu alaihi wasallam bersabda : “Dan sesungguhnya para ulama itu adalah pewaris Nabi-nabi. Dan sesungguhnya para Nabi tidak mewariskan dinar dan dirgham dan meraka hanya mewariskan ilmu, Maka siapa-siapa yang mengambil berarti dia telah mengambil bagian yang sempurna (HR Imam Turmuzi dan Ibnu Majah). Ulama yang shahih serta komitmen terhadap diinya merupakan pewaris. Merekalah yang akan menghantarkan umat dari kegelapan menuju cahaya islam. Mereka bagai lentera dalam kehidupan ini. Dari hadist tersebut kita dapat menarik kesimpulan bahwa Ulama adalah pewaris nabi dimana mereka akan menyelamatkan umat dari kebodohan atau kegelapan. Bukan tanpa sebab ulama menolak keputusan negara, mereka pastilah khawatir akan kelangsungan umat apabila proyek ini di teruskan.

Di kutip dari akun instragram @carvoda.media China sedang berupaya menjadi negara Adikuasa, yang dimana rencana OBOR ini adalah salah satu usaha China untuk menguasi perdagangan global. Dengan OBOR ini berjalan China dengan mudah mengirim dan menerima barang dagangan nya dari berbagai negara Asia. Pembangunan OBOR ini dilakukan oleh orang China asli maka tak heran banyak imigran China yang tinggal di Indonesia. Para Ulama berpendapat apabila proyek ini di teruskan maka di khawatirkan Indonesia kembali terjajah oleh Komunisme . na’uzubillah.

Perkataan dan tindakan ulama tidak bisa kita sepele kan, mengingat kedudukan ulama dalam islam sangat tinggi dan amanah. Apapun yang mereka lakukan dan katakan pastilah sebuah perantara dari tuhan untuk umat. Tidak mungkin juga ada unsur politik dibelakangnya , murni semata mata memikirkan umat. Kita harus mendukung keputusan ulama demi keberlangsungan Islam di Indonesia. Waallahu’alam.

Posting Komentar

0 Komentar