Kenikmatan Luar Biasa Ramadhan Di Yordania


Oleh : Anna Ummu Maryam

Yordania (Jordan) merupakan salah satu negara yang terletak di kawasan Timur Tengah benua Asia.

Negara dengan julukan “Al Mamlakah al Urduniyah al Hashimiyah” ini menganut sistem pemerintahan Monarki Konstitusional, dimana kepala negaranya merupakan seorang Raja.

Penduduk Yordania merupakan etnis Arab (sekitar 98%). Agama resmi Yordania adalah agama Islam, dimana sebanyak 97,2% penduduk Yordania memeluk agama Islam terutama Islam Sunni.

Berpuasa di Yordania berdurasi sekitar 16,5 jam, berbuka pada pukul 8 malam waktu setempat dan diakhiri pada pukul setengah 4 waktu setempat.

Panas di Yordania lebih kepada panas yang kering karena angin yang berhembus mengandung pasir dan debu. 

Untuk azan telah ada ketetapan dari pihak pemerintah, bahwasanya adzan harus mengikuti pusat sehingga suara dan tempo serta waktu adzan nya sama di menit dan detik.

Masjid dan musholla seantero Yordania telah dibekali chips yang tersambung dan akan menyala otomatis jika telah masuk waktu Adzan dari pusat Yordania. Di Yordania, kaum perempuan tidak disarankan untuk sholat tarawih di masjid.

Keunikan ramadhan di yordania yaitu :

Pertama,  pemasangan dekorasi hiasan lampu ini sudah menjadi tradisi umat Muslim di Yordania untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan.

Sebelumnya, para penduduk Yordania akan saling mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa di berbagai penjuru kota.

Selain dipasang di rumah-rumah, hiasan warna lampu warna-warni tersebut juga dipasang disepanjang jalan, untuk menambah suasana ramadhan semakin lebih indah, terutama di malam hari.

Kedua,  kultur buka puasa bersama tersebut dilakukan dalam bentuk saling mengunjungi anggota keluarga satu dengan yang lainnya. Bahkan dilakukan juga dengan muslim yang lain sebagai ajang silaturrahmi.

Ketiga,  Umat Muslim di Yordania memiliki kebiasaan menyantuni fakir miskin dan juga anak-anak yatim, setiap bulan suci ramadhan tiba.

Mereka juga terbiasa membagikan makanan dan minuman untuk orang-orang miskin maupun para pejalan kaki di jalanan yang sedang macet menjelang berbuka.

Keempat,  makanan favorit selama bulan puasa Ramadhan di Yordania adalah qatayef. Makanan ini biasanya dihidangkan pada saat berbuka dan juga sahur.

Bentuknya mirip dengan pancake atau serabi, akan tetapi diberi isian dan dilipat dua jadi berbentuk setengah lingkaran seperti pastel. 

Kulit qatayef dibuat dari adonan tepung terigu yang beraroma kayu manis dan dalamnya terdapat kacang kenari dan madu.

Di Yordania, mansaf domba lebih dari sekadar makanan. Makanan ini adalah bagian penting dari identifikasi nasional, terkait dengan warisan negara dan kehadirannya penting pada peristiwa atau momen-momen penting. 

Kelima, di Yordania dan beberapa negara timur tengah, tembakan meriam saat matahari terbenam menandai akhir dari puasa selama bulan suci ramadan bagi tentara yang berjaga di benteng Amman kota Irbid bahkan menjadi tanda masuknya waktu magrib.


Posting Komentar

0 Komentar