Curang Pangkal Kehancuran

Oleh : Annisa Farikha Arrahmah 

(siswi SMAIT Ar Rahman Banjarbaru )


Presiden RI I Ir Soekarno meminta 10 pemuda untuk mengguncang dunia. 


Namun untuk menghancurkan sebuah bangsa dilakukan dengan mudah, tidak perlu dengan bom, roket, dan senjata berat, tapi cukup dengan MEMPERMUDAH MURID CURANG DALAM UJIAN dan LONGGAR DALAM DISIPLIN BELAJAR, Maka;


Orang akan banyak yang mati di tangan para dokter yang lulus karena curang.


Rumah dan gedung akan banyak yang ambruk di tangan para arsitek yang lulus karena curang.


Perusahaan akan banyak yang bangkrut di tangan para akuntan yang lulus karena curang.


Agama akan menjadi jualan murahan di dalam ceramah dan pidato para ulama, ustadz dan kiyai yang lulus karena curang.


Keadilan akan hilang di tangan hakim yang lulus karena curang.


Kebodohan dan kekasaran akan menjadi karakter anak bangsa yang lulus dari tangan para guru dan pendidik yang lulus karena curang.


KEHANCURAN SEBUAH BANGSA PENYEBAB UTAMANYA KARENA MEREKA YANG TELAH DIBERI ALLAH ANUGRAH ILMU MENGKHIANATI NILAI NILAI KEMULIANNYA.


Betapa tidak tergoda untuk berbuat curang, karena siswa hanya sibuk dengan mobile legend, sibuk dengan peringatan valentine day, bahkan ikutan  April mop dan challenge-challange lain yang unfaedah. 


Hingga saat ujian menjelang tak ada persiapan, lantas bagaimana nasib kita andai bukan ujian yang datang tiba-tiba dan tak ada persiapan tetap dapat kita jalani. Bahkan dengan kebaikan hati para guru kita dapat memperbaiki atau istilah remedial dikalangan pelajar. 


Andai yang datang adalah malaikat Izrail apakah kita tetap disibukkan dengan pernak pernik dunia?  Selagi muda teman persiapkan kehidupan akhirat yang nyata. 


Lantas jika kamu tidak disibukkan dengan kebaikkan maka kamu akan tercebur dalam kubangan keburukan. 


Persiapkan ujian hingga tak gentar hadapi masa depan. Karena berkah ilmu lebih berguna daripada selembar ijazah yang bertabur angka kecurangan dari hasil contekan. 


Tidak boleh melakukan kecurangan dalam ujian, karena Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda.


“Artinya : Barangsiapa mencurangi kami maka bukan dari golongan kami” [Hadits Riwayat Muslim, kitab Al-Iman no 101]


Lagi pula, hal itu mengandung mudharat bagi umat, sebab jika para pelajar telah terbiasa berbuat curang, maka standard keilmuan mereka lemah, sehingga secara umum umat ini tidak mapan peradabannya dan membutuhkan orang lain, dan tentunya dengan begitu kehidupan umat ini menjadi kehidupan yang sulit.... Naudzaubillah, semoga kita terhindar dari hal yang demikian.


Tak salah jika pelajar memiliki motto, "Jujur mulia nyontek hina. "


MasyaAllah semoga yang sedikit ini bisa menjadi bekal untuk ke depannya dan kita diberikan keistiqomahan di jalan Islam ini. Aamiin Allahuma Aamiin.

Posting Komentar

0 Komentar